Keikhlasan diajarkan sebagai landasan niat berjuang tanpa pamrih. Kesederhanaan menjadi benteng dari gaya hidup berlebihan yang kerap melekat pada budaya perkotaan.

Kemudian kemandirian ditempa agar setiap santri dan mahasiswa mampu berdikari di tengah tantangan hidup ibu kota yang keras dan kompetitif. Lalu ukhuwah Islamiyah dirawat untuk merajut persaudaraan lintas latar belakang.

β€œDan kelima, kebebasan berpikir diberikan ruang agar lulusan berani menentukan jalan hidup dan kontribusinya bagi umat secara bertanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, konsistensi menjaga Panca Jiwa di tengah kota besar bukan perkara mudah, namun justru menjadi tantangan yang harus dijawab.