NADIKABAR.COM — Sebanyak 14 orang rombongan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah tertahan di Bandara Juanda Surabaya. Mereka gagal melanjutkan perjalanan pulang ke Pangkalan Bun setelah penerbangan Nam Air yang akan mereka naiki batal terbang gegara abu vulkanik.
Salah satu pengurus PWKI Sukamara, Tata Riani (50) mengatakan rombongannya baru saja mengikuti kegiatan PWKI di Denpasar, Bali. Mereka kemudian melakukan perjalanan pulang dengan rute Denpasar-Surabaya-Pangkalan Bun.
Namun, penerbangan dari Surabaya menuju ke Pangkalan Bun yang seharusnya berangkat pukul 15.00 WIB harus ditunda untuk waktu tertentu akibat kondisi abu vulkanik.
"Kami dapat informasi sejak tadi malam. Penerbangan ditunda karena aktivitas gunung berapi dan abu vulkanik," kata Tata kepada NadiKabar, Senin (7/9/2026).
Tata menyebut pihak maskapai Nam Air sementara memberikan informasi bahwa penerbangan baru bisa dilakukan pada 9 September. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah penerbangan di tanggal itu benar-benar bisa dilaksanakan.