"Ada tantangan dalam koordinasi, baik karena perlunya mendarat untuk mengisi bahan bakar atau karena pihak Amerika lebih memilih untuk tidak melakukan koordinasi di saat-saat akhir," kata sumber Israel yang berbicara kepada Yedioth Ahronoth.
Belum ada tanggapan langsung dari Israel atau AS terkait laporan ini.
Diketahui bahwa Netanyahu menghadapi ancaman penangkapan berdasarkan surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC), terkait tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel pada warga Palestina di Jalur Gaza.
Beberapa waktu lalu, Mamdani sempat menyerukan penangkapan Netanyahu jika dia berkunjung ke AS, terutama Kota New York. Namun kemudian dia mengakui bahwa otoritas Kota New York tidak dapat melakukannya.
AS juga bukan negara anggota ICC dan tidak pernah meratifikasi Statuta Roma, yang menjadi dasar pembentukan pengadilan tersebut, sehingga tidak wajib mematuhi surat perintah penangkapan tersebut.