NADIKABAR.COM — Armada pesawat pengebom air (water bombing) bantuan Pemerintah Australia resmi dioperasikan untuk menggempur titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Samarinda, Sabtu, menjelaskan bahwa pengerahan armada pengebom air berkapasitas angkut 15.000 liter air per sorti tersebut merupakan respons cepat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas usulan yang diajukan langsung oleh Pemerintah Provinsi Kaltim di Jakarta.
"Kami meminta dukungan penanganan karhutla di Kaltim. Alhamdulillah direspon cepat oleh BNPB dengan mengerahkan bantuan pesawat dari Australia untuk melakukan water bombing di wilayah ini," kata Seno Aji.
Seno menambahkan, pemprov dijadwalkan akan mendampingi proses pelaksanaan water bombing tersebut. Terlebih, Perdana Menteri Australia juga direncanakan hadir langsung di Kaltim pada Rabu, 11 November mendatang.
Operasi udara secara intensif ini dijadwalkan berlangsung hingga 12 November untuk menangani total luas lahan terbakar yang saat ini mencapai 40 hingga 50 hektare.