Kambing yag telah disembelih, kata Akhid, dimasak sate dan gulai oleh timnya.

"Disate. Gulai. itu buat makan-makan semua, makan bersama," katanya.

Akhid juga menyampaikan permintaan maaf karena pertunjukan yang mereka bawakan membuat heboh. Dia mengaku khilaf karena tidak memahami apa yang mereka tampilkan.

"Saya perwakilan dari tim Sim One meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila apa yang kami lakukan, apa yang kami tampilkan di Simbang Kulon Night Carnival HUT ke-6 menyinggung berbagai pihak. Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya. Kami khilaf, kami menyesal. Kami minta maaf atas ketidaktahuan kami mengenai apa yang telah kami tampilkan," jelas Akhid.

"Kita hanya mengekspresikan diri, berkreasi, dan kami itu kostum semua itu menyewa dari Malang. Dan kita semua itu mengikuti apa yang kita lihat dari Malang," imbuhnya.

Dia juga menjelaskan soal salah satu anggota timnya yang meninggal setelah karnaval. Akhid menyebut rekannya itu kelelahan.

"Itu emang iya, iya. Kelelahan. Dia menggunakan kostum, berarti maskot yang ada di depan. Bisa dilihat itu sudah beredar di mana-mana," ucapnya.

"Persiapannya itu kurang lebih satu minggu. Nah, kita akan mengevaluasi lebih lanjut agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang telah kami lakukan hingga membuat keresahan di kalangan masyarakat," tegasnya.