NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut sejumlah konser musik mulai dari Pestapora hingga The Weeknd yang digelar di ibu kota berhasil memberikan dampak ekonomi hampir Rp250 miliar.
Pramono menilai, hal tersebut menjadi salah satu indikator Jakarta semakin dikenal sebagai kota global.
"Saya mendapatkan laporan, dalam pelaksanaan Pestapora dan juga The Weeknd selama dua hari ini, ekonomi bergerak di Jakarta akibat itu hampir Rp250 miliar," kata Pramono usai meninjau Kali Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin.
Menurutnya, gelaran musik berskala internasional juga menunjukkan Jakarta semakin dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan berbagai pertunjukan besar.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga memaparkan mengenai pertemuannya dengan New York University saat kunjungannya ke New York.
Ia menyebut pihak kampus memberikan apresiasi terhadap perkembangan Jakarta sebagai kota global, termasuk dari sisi penyelenggaraan pertunjukan musik.
"Mereka tahu bahwa di Jakarta akan ada Ye, akan ada The Weeknd yang baru dua hari yang lalu berjalan dengan baik, kemudian ada Westlife, ada Andrea Bocelli," papar Pramono.
Menurutnya, sejumlah musisi internasional memilih Jakarta sebagai salah satu lokasi pertunjukan merupakan bukti ibu kota semakin dipercaya untuk menyelenggarakan even besar.
Bahkan, kata Pramono, penampilan Ye di Asia Tenggara hanya ada di Jakarta. Selanjutnya, Weslife juga akan tampil pada 23 Januari mendatang.
Tak hanya itu, penyelenggaraan konser dan festival musik juga dapat memberikan dampak ekonomi di berbagai sektor. Mulai dari aktivitas penyelenggaraan acara hingga pergerakan masyarakat selama berada di Jakarta.
Pramono menyebut geliat acara internasional tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global.
"Dan mereka memberikan apresiasi, itu menunjukkan bahwa Jakarta memang betul-betul sebagai kota global yang sekarang ini mendapatkan kepercayaan publik," kata Pramono.