NADIKABAR.COM — Bayangkan sebuah keluarga yang tiga anggotanya didiagnosis kanker, atau orang tua yang sudah berpindah dari satu dokter ke dokter lain karena anaknya terlambat tumbuh kembang, dan sampai sekarang belum ada yang bisa menjelaskan sebabnya.

Pertanyaan mereka biasanya sama: Apakah ini faktor keturunan? Apakah akan terjadi lagi pada anak berikutnya? Apa yang bisa kami lakukan?

Dulu, pertanyaan seperti ini sulit dijawab. Sekarang, pemeriksaan genetik sudah bisa menjawab sebagian di antaranya, dan ternyata pemerintah Indonesia sudah melangkah cukup jauh ke arah itu.

Setiap sel dalam tubuh kita menyimpan DNA, semacam buku petunjuk tentang bagaimana tubuh tumbuh dan bekerja.

Di buku itu, kadang ada “salah ketik”. Sebagian tidak berpengaruh apa-apa. Sebagian lainnya bisa menaikkan risiko penyakit tertentu, mengubah cara tubuh merespons obat, atau menyebabkan kelainan bawaan.

Pemeriksaan genetik pada dasarnya adalah membaca buku petunjuk itu untuk mencari “salah ketik” yang berarti.