​Ia menambahkan, kemudahan akses Jalan Usaha Tani yang memiliki panjang kurang lebih 1,2 kilometer dengan lebar mencapai 2,35 meter ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memacu semangat para petani lokal.

"Kami berharap hasil pertanian di Sendangsari diangkut semakin lancar dan masyarakat semakin makmur," katanya.

​Sementara itu, warga Dukuh Blubuk, Agus Sulistiyono, mengatakan jalur usaha tani tersebut dirintis secara swadaya oleh masyarakat sejak 2020 hingga akhirnya mendapat modal stimulan perbaikan infrastruktur dari dana tanggung jawab sosial perusahaan.