NADIKABAR.COM — Bupati Luwu bersama Kelompok Tani Bakka melaksanakan panen perdana Demplot Varietas Unggul Baru (VUB) di Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah itu.
Demplot tersebut menggunakan varietas Inpago 13 sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan teknologi dan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Bupati Luwu Patahudding dalam keterangannya diterima di Makassar, Selasa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan demplot, khususnya penyuluh dan kelompok tani.
Ia menekankan bahwa penggunaan bibit unggul perlu diikuti perlakuan dan tata kelola budidaya yang tepat agar potensi hasil dapat dicapai secara optimal.
"Pemerintah daerah terus mendorong sektor pertanian, termasuk melalui bantuan dan pemberdayaan masyarakat. Kalau ada kebutuhan pertanian, silakan disampaikan melalui pemerintah desa dan dinas terkait," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan berupa benih varietas Inpari 42, knapsack sprayer elektrik, dan pupuk organik kepada kelompok tani.
Bupati juga meminta pemerintah desa dan kepala desa aktif mendata kebutuhan masyarakat agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan petani di lapangan.
Untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian, masyarakat dapat mengajukan usulan melalui Dinas Pertanian untuk diproses sesuai ketentuan.
"Silakan masukkan proposal melalui Dinas Pertanian. Tugas kami adalah melayani dan membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah daerah," katanya.
Perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Luwu menyampaikan bahwa pengembangan demplot menjadi bagian dari penerapan pertanian modern melalui pemanfaatan berbagai paket teknologi.
Program tersebut diharapkan mendukung peningkatan produktivitas sekaligus pengembangan lahan pertanian, termasuk pada wilayah yang mengalami keterbatasan air.