NADIKABAR.COM β€” PT Petrokimia Gresik (Persero) berhasil memperoleh Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum Republik Indonesia terkait inovasi pemanfaatan produk samping silika sebagai bahan penyaring belerang cair dalam proses produksi asam sulfat.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menjelaskan inovasi tersebut mengubah material yang sebelumnya menjadi tantangan dalam pengelolaan menjadi bahan bernilai guna, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap bahan penyaring dari pihak lain.

"Melalui inovasi ini, kami tidak hanya menemukan solusi atas produk samping silika yang dihasilkan perusahaan, tetapi juga menghadirkan alternatif bahan penyaring yang dapat mendukung efisiensi proses produksi,” ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Silika merupakan produk samping dari proses produksi aluminium fluorida (AlF₃). Setiap bulan, unit produksi tersebut menghasilkan sekitar 990 ton silika dalam bentuk padatan. Volume tersebut membutuhkan pengelolaan serta area penyimpanan yang memadai.

Tantangan tersebut kemudian mendorong Petrokimia Gresik mengembangkan silika sebagai alternatif bahan penyaring pada proses produksi asam sulfat.