Seperti diberitakan, jalur pendakian Gunung Semeru resmi ditutup secara total terhitung mulai Rabu, 26 Agustus 2026. Langkah tegas ini diambil Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyusul munculnya titik kebakaran hutan di kawasan Blok Ranu Kembang yang berada di sekitar jalur pendakian.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan demi keselamatan para pengunjung sekaligus mengoptimalkan upaya pemadaman api oleh tim gabungan di lapangan.

"Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian, pemadaman kebakaran, serta evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan, dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung," ujar Rudijanta dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2026), malam.

Sebanyak 172 pendaki harus dievakuasi dari Ranu Kumbolo setelah kebakaran terjadi pada hari ini.