Pihaknya mencatat selama satu pekan terakhir dua kecelakaan laut menimpa nelayan yang pergi melaut, dimana dua perahu ditemukan dalam kondisi terbalik dan pengemudi tidak ditemukan, sehingga pencarian sempat dilakukan namun tidak membuahkan hasil.

"Laporan pertama terjadi akhir pekan lalu, dimana nelayan yang dilaporkan hilang hingga tujuh hari pencarian tidak ditemukan, sedangkan laporan kedua terjadi Minggu (25/10) seorang nelayan asal Cidaun dilaporkan hilang terbawa gelombang," katanya.

Untuk mengantisipasi hal serupa pihaknya berkoordinasi dengan pihak TNI/Polri untuk menempatkan anggota dibantu relawan guna mengimbau nelayan tidak melaut sementara sampai cuaca kembali normal guna menghindari kecelakaan laut yang dapat merengut nyawa.