"Saya tidak tahu duduk permasalahannya. Tapi ributnya depan basecamp saya. Makanya saya coba lerai, jangan ribut di depan basecamp saya," kata dia.

Zaenal mengaku diserang secara membabi buta hingga menderita luka di bagian kepala dan pelipis. Menurutnya, pelaku berjumlah banyak.

"Awalnya jadi marah ke saya, kemudian menganiaya saya. Yang memukulnya banyakan, tidak satu orang," kata dia.

Selain jatuhnya korban luka, massa juga dilaporkan melakukan perusakan terhadap sebuah pos milik relawan di lokasi kejadian. "Setelah kejadian tersebut pos juga dirusak," kata dia.