"Kepergian beliau menambah duka atas peristiwa kebakaran yang terjadi pada 15 Oktober 2026. Kami kehilangan, kami semua sangat kehilangan," ucapnya.
Pihak TNBTS juga mengapresiasi masyarakat luas yang sudah memberikan simpati selama masa pengobatan Suraji berlangsung. Mereka berharap keluarga korban diberikan ketegaran dalam menghadapi musibah ini.
"Terima kasih atas setiap doa dan dukungan yang telah diberikan selama proses perawatan beliau. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ucap Rudijanta.
Adapun lima personel tim gabungan yang lebih dulu meninggal dalam upaya pemadaman api di titik Pusung Lingker-Probolinggo ialah petugas BB TNBTS yang bernama Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata (33); Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan karyawan hotel di sekitar lokasi kejadian; dan Munawi (44) yang merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP).