NADIKABAR.COM — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran dan Amerika Serikat telah bertukar proposal baru untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Turkmenistan, Kamis, di sela-sela pertemuan para pemimpin Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dan KTT lingkungan Laut Kaspia.
Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan mundur dari perundingan dengan AS meski perang masih berlangsung.
“Kami sedang berunding, tetapi setiap kali kami berbicara dengan AS, mereka kembali menyerang. Namun, kami tidak akan meninggalkan meja perundingan dan dialog,” kata Pezeshkian, seperti dikutip ISNA.
Ia mengatakan Teheran telah mengajukan sejumlah proposal, sementara Washington juga menyampaikan proposal baru dalam proses negosiasi tersebut.
“Kami telah melakukan revisi terhadap proposal-proposal ini. Setelah semuanya diselesaikan, kami akan duduk bersama melalui mediator yang ada untuk menyatukannya,” ujarnya.