Program tersebut ditujukan untuk mendorong peremajaan tanaman tebu sehingga produktivitas lahan dan hasil panen petani dapat meningkat.

Menurut Tites, semakin banyak petani yang mengikuti program CPCL bongkar ratoon menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produktivitas tebu di wilayah kerja PG Meritjan.

"Semakin banyak petani yang bergabung dalam program CPCL bongkar ratoon, kami berharap produktivitas tebu di wilayah kerja PG Meritjan dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani maupun industri gula nasional," katanya.

Ia menambahkan sinergi antara pabrik gula dan petani diperlukan untuk menjaga keberlanjutan industri gula, mulai dari tahapan budidaya, peningkatan produktivitas, hingga penyerapan hasil panen.

"Dengan sinergi antara petani dan PG Meritjan, kami optimistis target peningkatan produksi tebu dan swasembada gula nasional dapat tercapai," ujar Tites.