NADIKABAR.COM — Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menuntaskan musim giling 2026 dengan total tebu tergiling mencapai 9.233.629,9 kuintal atau sekitar 9,23 juta kuintal, hasil budi daya petani dari Kediri dan sekitarnya, pada akhir Oktober 2026.

Pelaksana harian (Plh) General Manager PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri Faiz Humami mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara manajemen, karyawan dan petani tebu mitra yang konsisten memasok bahan baku selama musim giling tahun ini.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dan para petani mitra yang telah berkontribusi serta setia mengirimkan tebunya ke PG Ngadiredjo selama musim giling tahun ini," kata Faiz di Kediri, Sabtu.

Ia mengatakan keberhasilan menyelesaikan musim giling 2026 bukan menjadi akhir upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat kemitraan dengan petani tebu.

Menurut dia, PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri juga terus memperkuat kerja sama dengan petani mitra, salah satunya melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bongkar ratoon untuk mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani sehingga produktivitas perkebunan tebu pada musim giling berikutnya semakin optimal.

Faiz juga berharap kemitraan yang telah terjalin selama ini dapat terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan baku ke pabrik.

Sementara itu, Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri Sabar Dwi Komarudin mengatakan capaian giling lebih dari 9,23 juta kuintal tidak terlepas dari sinergi perusahaan dengan petani mitra.

Ia menjelaskan perusahaan berupaya menjaga kepercayaan petani dengan mengedepankan pelayanan yang cepat dan transparan selama proses kemitraan.

"Untuk mencapai titik ini, kami bersinergi kuat dengan para petani mitra. Kami mengedepankan pelayanan yang cepat dan transparan agar petani merasa nyaman dan puas," ujar Sabar.

Selain menuntaskan musim giling tahun ini, PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri juga mulai mempersiapkan kebutuhan produksi untuk musim berikutnya, termasuk melanjutkan Program CPCL Bongkar Ratoon.

Melalui penguatan kemitraan dan peningkatan produktivitas tanaman tebu, perusahaan juga berharap pasokan bahan baku tetap terjaga sekaligus mendukung pengembangan perkebunan tebu di Kabupaten Kediri dan sekitarnya.