Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
PGA Jelaskan Hujan Pasir Hitam Dampak Erupsi Ile Lewotolok
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, mengeluarkan abu vulkanik bercampur pasir hitam yang menghujani desa-desa di lereng gunung. Abu tersebut memenuhi jalan raya, tetumb
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 9 September 2026 pukul 00:48 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Tanaman sudah mulai terganggu, masyarakat mata sakit, badan gatal. Kami sudah komunikasi dengan BPBD Kabupaten Lembata memastikan stok masker ada di gudang untuk distribusi kan ke masyarakat," tandasnya.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menerangkan erupsi terjadi pada pukul 06.35 Wita, Selasa dengan tinggi kolom abu 800 meter di atas puncak.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter (mm) dan durasi kurang lebih 3 menit," kata Stanislaus dalam keterangan resmi, Selasa.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.