NADIKABAR.COM — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi energi tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) sebesar 4.114 gigawatt hour (GWh), meningkat 9,86 persen secara year-on-year (YoY).

“Di tahun ini, sampai September 2026, kami membukukan, memproduksikan all-time high sebesar 4.113 GWh,” ujar Direktur Utama PGE Ahmad Yani dalam Media Briefing Laporan Keuangan Kuartal III-2026 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. yang digelar di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan bukti ketangguhan fundamental PGE di tengah kondisi pasar modal Indonesia yang sedang terkoreksi.

Yani merujuk pada hasil koreksi MSCI yang menyatakan pasar modal Indonesia akan terkoreksi dari emerging market menjadi standalone market. Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terkoreksi dari 8.647 pada 31 Desember 2025 menjadi 4.919 pada 4 November 2026.