NADIKABAR.COM — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai resmi memulai pengeboran sumur kedua LMB-19.4 guna mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW).
Pengeboran di wilayah kerja perusahaan dengan kode IDX PGEO ini dilakukan dengan menggunakan rig (unit mesin pengeboran) GDAP#123.
"Proyek ini menjadi bagian penting dari upaya PGE memperkuat kontribusi panas bumi di Sumatera, terlebih pada momentum satu abad pengembangan panas bumi nasional," ucap Direktur Utama PGE Ahmad Yani dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Pengeboran sumur kedua ini merupakan kelanjutan dari tajak (spud-in) sumur eksplorasi pertama pada Juli 2026.
Tajak perdana PLTP Lumut Balai Unit 3 dilakukan di sumur LMB 19-3 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, juga menggunakan rig GDAP#123, dengan kedalaman 2.500 meter.
Proyek yang berlokasi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai, Sumatera Selatan, ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada 2030.