NADIKABAR.COM β Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NadiKabar) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong, Sulawesi Utara, memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati melalui pelindungan satwa endemik yaki (Macaca nigra) serta pengembangan agroforestri aren yang memadukan pelestarian lingkungan dengan potensi ekonomi masyarakat.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani dalam keterangannya yang diterima di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu, mengatakan bahwa pengembangan panas bumi perlu berjalan berdampingan dengan pelindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
βPengembangan panas bumi perlu melihat konteks ekologis dan sosial di setiap wilayah operasi. Bagi PGE, keberlanjutan merupakan bagian dari bagaimana kami menjalankan operasional dan mengembangkan potensi panas bumi dengan tetap memperhatikan pelindungan keanekaragaman hayati serta manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,β kata Ahmad Yani.
Adapun yaki, monyet endemik Sulawesi yang berstatus critically endangered (CR) dan termasuk satwa dilindungi, menjadi salah satu satwa yang mendapatkan perhatian dalam upaya konservasi PGE Area Lahendong.