NADIKABAR.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor komersial dan pelayanan publik, termasuk fasilitas kesehatan, untuk mendukung efisiensi energi sekaligus operasional yang lebih ramah lingkungan.

Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu sektor yang memiliki kebutuhan energi tinggi dengan karakteristik operasional yang membutuhkan keandalan dan kontinuitas pasokan.

"Sektor kesehatan memiliki karakteristik kebutuhan energi yang menuntut keandalan tinggi dan kontinuitas pasokan," ujar Sugianto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Salah satu implementasi pemanfaatan gas bumi tersebut terdapat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.

Di rumah sakit tersebut, gas bumi dimanfaatkan untuk mendukung dua kebutuhan operasional utama yang berlangsung setiap hari, yakni pengoperasian ketel uap atau boiler untuk kegiatan central sterile supply department (CSSD) atau sterilisasi dan laundry, serta kebutuhan dapur rumah sakit.

Pasokan gas bumi ke RSUP Sardjito dipenuhi melalui skema CNG Clustering dari fasilitas pressure regulating system (PRS), dengan sumber pasokan dari Semarang, Jateng.