"Pengukuran gas yang akurat merupakan salah satu aspek dalam mendukung kegiatan operasional dan niaga energi," sebut Agoeng.

Keandalan alat ukur krusial untuk memastikan kesesuaian hasil pengukuran volume gas, sehingga dapat mendukung proses pencatatan dan pengelolaan penyaluran gas secara lebih akurat.

Oleh karena itu, pelaksanaan tera dan tera ulang menjadi bagian penting dalam memastikan alat ukur memenuhi persyaratan teknis dan ketentuan yang berlaku.

Agoeng menambahkan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas dan memperkuat dukungan terhadap keandalan sistem pengukuran gas, termasuk di lingkungan Subholding Gas Pertamina.