PJBG dengan EMP Bentu sebesar hingga 4 BBTUD, Medco Sakakemang BV mencakup volume hingga sekitar 38 BBTUD mulai 2027, dan PEP Sengeti mencakup volume pasokan hingga 5,7 MMSCFD mulai 2028.
Sedangkan, Amandemen III PJBG Medco SS mencakup volume sebesar 15 BBTUD.
Masing-masing kesepakatan memiliki karakteristik volume dan periode penyaluran sesuai dengan ketentuan serta kesepakatan komersial para pihak.
Selain memperkuat pasokan gas bumi melalui pipa, menurut Arief, PGN juga mengembangkan portofolio LNG melalui tiga kesepakatan LNG SPA yaitu dengan South Hub untuk periode pengiriman mulai 2027, North Hub mulai 2029, dan LNG Abadi Masela.
Kesepakatan LNG SPA Abadi Masela merupakan tindak lanjut dari heads of agreement (HOA) dan key term sheet yang telah disepakati PGN bersama para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Proyek Masela, dalam IPA Convex 2026 di Jakarta pada 20 Mei 2026.
Kerja sama dengan LNG Abadi Masela direncanakan mencakup pasokan LNG dengan total 775 TBTU selama 15 tahun sejak dimulainya operasi komersial proyek.