NADIKABAR.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, kemarin.
Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama dengan sejumlah pemasok gas bumi domestik, baik melalui jaringan pipa maupun Liquefied Natural Gas (LNG). Kerja sama juga termasuk pemanfaatan pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.
"Kesepakatan komersial dengan pemasok hulu migas merupakan bagian penting dari upaya PGN dalam memperkuat keberlanjutan pasokan gas bumi. Melalui kerja sama ini, PGN terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio pasokan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan," ujar Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).
Ia menyampaikan tujuh dokumen kesepakatan tersebut terdiri atas tiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), amandemen PJBG, serta tiga LNG Sales and Purchase Agreement (SPA). Kesepakatan ini merupakan bagian dari langkah strategis PGN dalam memperkuat diversifikasi sumber pasokan sekaligus menjaga kesinambungan portofolio gas bumi untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.