Gusti Randa mengungkapkan bahwa dengan dicoretnya gulat dari ajang antar negara se-Asia Tenggara tersebut tentu sangat memukul psikologi para atlet.

Terlebih gulat Indonesia merupakan salah satu cabang yang berprestasi dengan mengoleksi satu emas, lima perak, dan dua perunggu pada SEA Games Thailand 2025.

"Atlet tentunya kecewa ya karena sekarang ini kami punya sistem pemusatan latihan (TC) yang berkelanjutan. Meskipun tidak ada event kami tetap TC," ujar Gusti Randa.