NADIKABAR.COM — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menerapkan tiga langkah strategis untuk menjaga dan meningkatkan angka produksi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah operasi dalam rangka mendukung cadangan energi nasional.

"PHR merupakan salah satu kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dengan kontribusi produksi migas terbesar yang menyumbang hampir sepertiga dari total produksi migas nasional," kata Corporate Secretary PHR Eviyanti Rofraida di Jambi, Rabu.

Eviyanti menjelaskan sektor migas tidak hanya dipandang dalam konteks pemenuhan energi semata, melainkan sebagai penunjang berbagai sektor pembangunan lain yang pemenuhannya tidak dapat ditunda.

Untuk menghadapi tantangan penurunan alami (natural decline) pada sumur-sumur (reservoir) tua, PHR telah menyiapkan tiga strategi, yaitu menjaga agar penurunan tingkat produksi pada sumur-sumur yang ada tidak terlalu signifikan atau relatif stabil.