NADIKABAR.COM — Direktur Utama I.League Ferry Paulus membuka peluang menggelar pertandingan BRI Super League pada Januari 2027 menyusul penundaan Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung pada periode tersebut.

"Ya, buat Liga tentunya kami akan berupaya untuk bisa memadatkan atau menarik pertandingan-pertandingan yang kita extend ke bulan Februari dan seterusnya," kata Ferry kepada awak media di Jakarta, Kamis.

Meski demikian, Ferry mengatakan I.League belum membahas kemungkinan perubahan jadwal tersebut dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), termasuk penyesuaian terhadap agenda sepak bola nasional pada Januari dan Februari 2027.

Menurut dia, penundaan Piala Asia memberikan kesempatan kepada tim nasional Indonesia untuk mematangkan persiapan menghadapi turnamen tersebut.

Sebelumnya, jadwal BRI Super League 2026/2027 dirancang tanpa pertandingan pada Januari 2027 karena bertepatan dengan rencana penyelenggaraan Piala Asia di Arab Saudi.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Selasa (3/11) mengumumkan penundaan Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

AFC menetapkan jadwal baru pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028 setelah berkonsultasi dengan panitia penyelenggara lokal dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF). Namun, tanggal baru tersebut masih memerlukan persetujuan FIFA.

Perubahan jadwal itu membuka peluang bagi I.League untuk memajukan sejumlah pertandingan yang sebelumnya dialokasikan pada Februari dan bulan-bulan berikutnya.

Ferry mengatakan penyesuaian tersebut berpotensi membuat BRI Super League 2026/2027 berakhir pada Mei, lebih cepat daripada jadwal sebelumnya pada Juni.

"Di mana semula setelah adanya Piala Asia kemarin itu jadi mundur ke bulan Juni. Jadi lebih ideal, lebih bagus. Rasanya sih kalau melihat tadi ya akan kita pepetkan, kita majukan ke bulan Januari dan seterusnya," ujar Ferry.

Meski demikian, perubahan jadwal kompetisi tersebut belum diputuskan secara resmi.