"Khusus untuk pelaksanaan utama di Mabes TNI, Open Tournament diikuti oleh 512 tim atau 1.024 atlet. Selain itu, kita juga mengadakan Celebrity Tournament untuk memperkenalkan olahraga domino kepada masyarakat secara lebih luas dan menarik generasi muda," paparnya.

Yooky menegaskan, ORADO kini terus membangun sistem pembinaan dan kompetisi berjenjang. Sejumlah agenda telah dijalankan mulai dari Kejuaraan Cabang (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

"Dari kompetisi tersebut kami sudah melahirkan atlet-atlet dari berbagai daerah dan memiliki juara nasional. Target berikutnya tentu bagaimana olahraga domino dapat terus berkembang, termasuk dalam ikhtiar menuju PON 2028," ujarnya.

"Saya merasa sangat terhormat ORADO diberikan kesempatan menggelar pertandingan di tempat yang sangat baik ini. Kami berharap kerja sama dengan TNI tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal bagi ORADO dan TNI untuk bersama-sama membangkitkan olahraga baru sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Indonesia," jelasnya.

Pertandingan utama dimulai dari babak penyisihan yang diikuti 512 tim. Setelah penyisihan awal, jumlah peserta menyusut menjadi 256 tim, kemudian 128 tim, 64 tim, 32 tim, 16 tim, hingga delapan tim yang berhak melanjutkan pertandingan menuju semifinal. Empat tim selanjutnya bersaing pada fase akhir untuk menentukan juara.

Selain pertandingan utama, Piala Panglima TNI ORADO juga dimeriahkan turnamen eksibisi yang melibatkan sekitar 40 selebriti, musisi, dan influencer Tanah Air.

Pertandingan eksibisi selebriti dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB. Babak final kategori selebriti berlangsung pada malam hari sebelum final Open Tournament yang dimainkan dalam tiga set.