NADIKABAR.COM — Sekretaris Pers Gedung Putih yang baru, Katie Zacharia, menuai kontroversi dengan komentarnya soal toilet di China. Zacharia, yang baru ditunjuk kurang dari seminggu lalu untuk menjadi juru bicara baru bagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ini, menyebut China tidak memiliki "toilet yang layak".

Zacharia yang berusia 41 tahun ini, menggantikan Karoline Leavitt yang mengundurkan diri pada Agustus lalu untuk mengurus anak-anaknya yang masih kecil.

Dalam wawancara dengan seorang influencer ternama AS, seperti dilansir AFP, Jumat (16/10/2026), Zacharia yang pernah tinggal di China ini menceritakan kembali persepsi yang berkembang pada tahun 2016 lalu, soal China akan segera melampaui AS.

"Kami semua diberitahu bahwa Hillary (Clinton) akan menang. Masa keemasan atau masa kejayaan Amerika dianggap telah berakhir. Bahwa China digadang-gadang akan berjaya," kata Zacharia dalam wawancara dengan Jack Posobiec, seorang influencer sayap kanan, yang disiarkan pada Kamis (15/10) waktu setempat.

"Saya ingat betul saat itu, karena baru saja kembali dari China, saya berpikir, 'Bagaimana mungkin China menjadi negara berikutnya yang akan berjaya?' Mereka bahkan tidak memiliki toilet yang layak," ucapnya.

Belum ada komentar langsung dari China atas pernyataan tersebut.

Komentar Zacharia ini menjadi sorotan setelah Trump baru-baru ini membanggakan "hubungan yang sangat baik" dengan Presiden China Xi Jinping.