NADIKABAR.COM — Video seorang pria diduga mengintip pria lain di bilik toilet mal di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) viral di media sosial (medsos). Pihak mal, Mega Bekasi Hypermall (MBH), mengecam perbuatan pelaku.

"Manajemen MBH mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual dan tidak menoleransi tindakan yang melanggar privasi, martabat, serta rasa aman setiap individu," demikian pernyataan MBH di akun Instagram @megabekasihypermall, Selasa (13/10/2026).

Peristiwa dugaan pelecehan seksual di area toiket MBG akhir pekan lalu. Pihak mal juga bersimpati kepada korban.

"Manajemen MBH menyampaikan keprihatinan mendalam dan empati kepada korban, serta menegaskan pentingnya menghormati privasi korban," katanya.

Mal MBH menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan upaya pencegahan guna mewujudkan lingkungan pusat perbelanjaan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengunjung dan karyawan yang bekerja di lingkungan Mega Bekasi Hypermall, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi mendalami kasus dugaan pelecehan seksual di toilet mal di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Korban merekam langsung aksi tersebut hingga viral di medsos.

Dinarasikan korban yang saat itu sedang menggerakkan toilet merasa diintip oleh seseorang dari bilik sebelah. Korban lalu berpura-pura keluar, dan kembali masuk dan berinisiatif menyalakan kamera. Terlihat jelas pelaku mengintip dari atas bilik toilet.

Dinarasikan pelaku juga melakukan onani saat melakukan aksinya itu. Korban langsung mengamankan pelaku yang diketahui berinisial MEPP (40) dan membawanya kepada petugas keamanan mal.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono mengatakan pihak kepolisian sudah mengecek lokasi kejadian. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/10) pukul 19.00 WIB.

"Berawal dari pelapor atau korban sedang ke toilet 2 karyawan di TKP. Lalu melihat terduga pelaku sedang mengintip dari toilet sebelah (toilet 3) dan Pelapor berinisiatif langsung merekam pelaku yang sedang mengintip tersebut dan membawanya ke pos sekuriti," kaat Suparyono kepada wartawan, Senin (12/10.

Korban sendiri memutuskan untuk tidak membuat laporan polisi. Belum diketahui alasan pasti pelaku melakukan aksinya itu.

"Dilakukan pendataan dan proses pembuatan surat pernyataan. Jadi sudah diselesaikan dengan mufakat. Alasan pelaku belum diketahui dengan jelas," jelasnya.