NADIKABAR.COM — Pihak SPBU di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menyampaikan permohonan maaf usai tak melayani ambulans yang hendak mengisi Pertalite. Gegara itu, SPBU di Kadilangu ini sempat digeruduk rombongan ambulans.
"Saya mohon maaf untuk pelayanan, mungkin operator kurang (paham). Untuk kedepan insyaallah, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, karena ambulan kan untuk kebutuhan kita bersama, untuk kemanusiaan juga. Sudah diatur juga jika ambulan, mobil sampah, mobil pemadam kebakaran kalau urgent sekali tetap kita bantu," terang Pengawas SPBU Kadilangu, Udin, saat dihubungi NadiKabar, Selasa (1/9/2026).
Permintaan maaf ini sudah diunggah di sejumlah akun Instagram, termasuk @infocegatansukoharjo. Udin mengatakan ada miskomunikasi tim redaksi petugas SPBU dengan sopir ambulans yang hendak mengisi bensin. Akibat kejadian itu, SPBU sempat didatangi sejumlah relawan ambulans untuk memintai klarifikasi.
"Teman-teman dari ambulans mau konfirmasi, kenapa tidak dilayani. Saya sudah laporan ke Pertamina, kemarin sudah clear juga, saya sudah bertemu perwakilan dari ambulans," kata Udin.