Selain menyediakan ruang bagi remaja, Wihaji menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kesehatan mental anak, terutama menghadapi tantangan era digital, seperti tekanan media sosial, ketergantungan gawai, dan berkurangnya komunikasi dalam keluarga.

"Orang tua hari ini mesti bersama-sama belajar tentang bagaimana punya anak dalam kondisi peradaban baru, kasih kesempatan anak untuk berbicara," ujarnya.

Untuk mendukung pengasuhan, Kemendukbangga/BKKBN juga menjalankan program Bina Keluarga Remaja (BKR), yakni kelompok bagi orang tua yang memiliki anak berusia 10-24 tahun dan belum menikah untuk berbagi informasi serta pengalaman dalam mendampingi tumbuh kembang anak.