Ia mengatakan bahwa tanggung jawab sebagai kepala keluarga menuntut ketangguhan lahir dan batin.

Di luar rumah, seorang lelaki dinilai harus bertarung menembus berbagai dinamika dan tantangan zaman demi menunaikan kewajiban nafkah.

Menjadi kepala keluarga, kata Adrian, berarti memikul dunia di atas pundak, bahkan saat dunia itu perlahan meremukkan tulang-tulang mereka.