NADIKABAR.COM — Ketua Umum PP Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Novita Wijayanti meminta agar kaum perempuan tidak takut untuk mendeteksi dini terhadap potensi kanker serviks dan kanker payudara.

Menurut Novita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga karena menjadi salah satu penopang utama kehidupan keluarga dan pendidikan anak.

Untuk itu, pemeriksaan secara berkala diperlukan agar risiko maupun indikasi penyakit dapat diketahui lebih awal.

"Kita tahu bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Kanker serviks, misalnya, dapat dicegah dan ditangani secara efektif apabila terdeteksi sejak dini melalui pemeriksaan rutin seperti Pap Smear," kata Novita.

Berdasarkan data yang dihimpun, menurut dia, sekitar 36.000 perempuan Indonesia didiagnosis penyakit serviks, dan sekitar 21.000 di antaranya meninggal dunia. Itu artinya, hampir 3 dari 5 wanita yang terkena kanker serviks kehilangan nyawanya.

Sedangkan terkait kanker payudara menempati urutan pertama sebagai jenis kanker terbanyak dan salah satu penyebab kematian utama akibat kanker pada wanita di Indonesia.