Partai politik, jelas Jazilul, dapat membuat kalkulasi awal untuk mengusung kadernya secara realistis berdasarkan mandat suara pileg. Dia menilai, pelaksanaan pileg yang lebih dulu digelar dapat meminimalkan munculnya calon dadakan.
"Seingat saya, pola ini dulu memungkinkan partai politik melakukan penjaringan internal untuk menjaring calon presiden atau cawapres dari partainya. Ini juga bagian dari uji publik seorang calon supaya tidak muncul calon 'dadakan'," kata Jazilul.
Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia mengatakan pileg, pilpres, dan pilkada sebaiknya digelar secara terpisah. Doli mengusulkan pileg digelar lebih dulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan pilpres.