Pidato tersebut disampaikan Netanyahu ketika dirinya tengah menghadapi pemilu Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang. Ia kemudian menggunakan panggung PBB untuk menyerang sejumlah pihak yang selama ini mengkritik kebijakan Israel.

Salah satu yang menjadi sasaran Netanyahu adalah Mamdani, wali kota New York yang merupakan politikus Muslim pertama yang menduduki jabatan tersebut.

Netanyahu menyebut Mamdani sebagai sosok "antisemit" dan menuding banyak warga Yahudi merasa tidak aman sejak Mamdani terpilih menjadi wali kota.

"Sejak Anda terpilih sebagai wali kota kota ini, banyak orang Yahudi tidak lagi merasa aman," ujar Netanyahu.