Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan atas ketidaknyamanan akibat pemadaman listrik tersebut.
“Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada pagi hari. Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami menyampaikan permohonan maaf,” ujarnya.
Mufid menjelaskan, selama proses penanganan, PLN mengintensifkan koordinasi antara petugas pengatur sistem, pembangkitan, jaringan distribusi, dan pelayanan teknik untuk memastikan pemulihan berjalan aman.
Setelah pasokan listrik kembali normal, PLN juga melakukan evaluasi teknis guna mengidentifikasi penyebab gangguan sekaligus menentukan langkah perbaikan untuk mencegah kejadian serupa terulang.