NADIKABAR.COM — PT PLN Energi Gas (PLN EG) memperkuat kemandirian peternak di sekitar wilayah proyek Duri, Riau, melalui program pemberdayaan masyarakat Saji Farm atau Sapi dan Jagat Hijau Farm.

Sekretaris Perusahaan PLN EG Elok Faiqoh Saptining Ratri, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Setelah tahun sebelumnya PLN EG menginisiasi pengembangan kelompok peternak melalui dukungan awal program, pada tahun ini Saji Farm dilanjutkan dengan penguatan aspek sarana, pengembangan ternak, keamanan area peternakan, serta peningkatan kompetensi para peternak," sebutnya.

Dalam pelaksanaan program lanjutan tersebut, PLN EG memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana peternakan, bibit ternak, serta pembangunan pagar pengamanan area peternakan.

Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan sekaligus mendukung pengembangan usaha kelompok secara bertahap.

PLN EG juga memberikan perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan peningkatan kapasitas peternak.

Pelatihan tersebut menghadirkan Prof Bramada Winiar Putra dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memberikan pembekalan mengenai pengelolaan peternakan yang lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan.

Elok menyampaikan keberlanjutan program menjadi bagian dari komitmen perusahaan agar pelaksanaan TJSL mampu memberikan dampak yang semakin kuat dari tahun ke tahun.

"Setelah fondasi program dibangun pada tahun sebelumnya, tahun ini kami memperkuatnya melalui dukungan sarana prasarana, pengembangan ternak, serta peningkatan kapasitas para peternak. Harapannya, kelompok penerima manfaat tidak hanya berkembang dari sisi jumlah maupun produktivitas ternak, tetapi juga semakin memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Elok menambahkan kolaborasi dengan akademisi juga menjadi bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi disertai dengan transfer pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung oleh kelompok penerima manfaat.

Bramada mengatakan peningkatan kapasitas peternak merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong keberhasilan dan keberlanjutan usaha peternakan.

Menurut dia, pengembangan peternakan tidak hanya membutuhkan dukungan sarana dan ternak, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaannya.

"Melalui pelatihan ini, kami mendorong para peternak untuk semakin memahami praktik pengelolaan ternak yang baik, mulai dari aspek pemeliharaan hingga pengembangan usaha. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap kelompok peternak ini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membangun usaha yang semakin mandiri," ujar Bramada.

Melalui keberlanjutan program Saji Farm, PLN EG berharap kelompok peternak dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang semakin produktif dan memiliki kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan potensi peternakan secara mandiri.

"Ke depan, PLN EG akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan Saji Farm, sehingga manfaat program dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah, baik dari aspek sosial maupun ekonomi bagi masyarakat penerimanya," ujar Elok.