Kerja sama ini sekaligus memperkuat optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya gas bumi domestik untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan Indonesia.

β€œDengan volume 2,5 MTPA selama 18 tahun, kami mendukung pengembangan lapangan hulu migas di Indonesia dengan menjadi fundamental buyer agar proyek pengembangan hulu migas dapat segera dieksekusi. Pada akhirnya, kerja sama ini menjadi wujud optimalisasi potensi gas bumi domestik untuk mendukung ketahanan energi Indonesia,” ujar Rakhmad.

Selain WK Masela, PLN EPI juga memperkuat diversifikasi sumber pasokan LNG melalui pengembangan portofolio South Hub yang bersumber dari sejumlah wilayah kerja migas, yakni Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal.

Pasokan South Hub direncanakan berlangsung pada periode 2027–2037 dengan total volume sekitar 191 kargo LNG (11,2 MT).