NADIKABAR.COM — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat kualitas komunikasi strategis untuk mendukung keberhasilan program bisnis dan pembangunan infrastruktur energi.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan, Tim Komunikasi Korporat PLN EPI membangun komunikasi tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan dukungan stakeholder.
"Bagi PLN EPI, keberhasilan komunikasi bukan semata diukur dari banyaknya pemberitaan, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang kredibel dan berkelanjutan. Dukungan stakeholder menjadi faktor penting dalam memastikan proyek infrastruktur energi dapat berjalan optimal," katanya.
Menurut Mamit, atas strategi tersebut, PLN EPI meraih penghargaan Gold Winner, melalui program kehumasan Gaskita atau Gasifikasi Untuk Kita dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh Tim Komunikasi Korporat PLN EPI dalam membangun komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan dukungan stakeholder. Melalui Gaskita, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan infrastruktur gasifikasi dapat dipahami dan memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingan," ujar Mamit.
Penghargaan ini juga menjadi apresiasi atas strategi komunikasi PLN EPI dalam membangun pemahaman, kepercayaan, dan dukungan stakeholder terhadap pengembangan infrastruktur gasifikasi pembangkit listrik sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Mamit menjelaskan, Gaskita dirancang melalui pendekatan komunikasi inform, engage, dan trust, mulai dari penyampaian informasi strategis, penguatan keterlibatan stakeholder, hingga pembangunan kepercayaan melalui kolaborasi dan legitimasi institusional.
Strategi tersebut dilakukan melalui pemetaan stakeholder berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan, serta penguatan hubungan dengan pemerintah, regulator, pemerintah daerah, mitra bisnis, dan media.
Melalui program tersebut, PLN EPI juga memperkuat komunikasi berbagai proyek strategis, termasuk pengembangan gasifikasi di Nias dan Lombok, infrastruktur gas WNTS-Pemping serta kolaborasi dengan mitra energi nasional dan internasional.
Sementara itu, Founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan menyampaikan peran humas kini tidak lagi sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga membangun hubungan yang kredibel antara institusi dan publik.
Melalui AHI 2026, ia berharap praktisi humas terus meningkatkan kualitas komunikasi, terbuka terhadap evaluasi, dan menghadirkan praktik kehumasan yang berdampak bagi organisasi maupun masyarakat.
Mamit juga menambahkan penghargaan ini menegaskan komitmen PLN EPI untuk terus menghadirkan komunikasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan memperkuat kolaborasi.
"Komunikasi menjadi jembatan strategis antara perusahaan dan stakeholder dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan," katanya.