Program tersebut menampilkan aspek pemberdayaan masyarakat serta manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang muncul dari pengembangan ekosistem biomassa di tingkat lokal.

Mamit mengatakan kedua program tersebut mencerminkan pendekatan komunikasi PLN EPI yang menghubungkan strategi bisnis dengan manfaat yang dapat dipahami dan dirasakan oleh masyarakat.

"Komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman dan kepercayaan publik terhadap transformasi bisnis, transisi energi, serta program keberlanjutan perusahaan," ujarnya.

Melalui komunikasi yang terintegrasi, PLN EPI terus memperkuat keterlibatan media dan pemangku kepentingan dalam mendukung agenda transisi energi dan pembangunan berkelanjutan.

"Capaian ini menjadi dorongan bagi PLN EPI untuk mengembangkan praktik komunikasi yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada dampak, sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap peran perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional," sebut Mamit.