Yondri mengatakan pada tiga hari terakhir sebelum pelaksanaan agenda, fokus PLN diarahkan pada monitoring kondisi aktual sistem dan koordinasi cepat dengan seluruh pihak yang berkepentingan.
"Kami terus melakukan monitoring secara berkala terhadap parameter kelistrikan di seluruh titik yang menjadi bagian dari operasional MotoGP. Bersama tim engineer MotoGP, kami juga memantau setiap perubahan beban di enam titik utama agar kebutuhan kelistrikan dapat terus disesuaikan dengan kondisi operasional di lapangan," ujarnya.
Dengan seluruh tahapan persiapan yang telah dilakukan, PLN UIW NTB terus memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem operasi hingga seluruh rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 selesai.
Melalui pemantauan berkelanjutan dan koordinasi lintas pihak, PLN berkomitmen menghadirkan dukungan kelistrikan yang andal untuk menunjang kelancaran salah satu agenda olahraga internasional terbesar di Nusa Tenggara Barat.