"Kondisi ini memicu ketidakseimbangan antara ketersediaan pasokan dan besarnya kebutuhan listrik masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan pihaknya terus memperkuat energi primer PLTD Ladumpi agar bisa beroperasi secara optimal hingga 24 jam penuh.

"Harapannya energi PLTD mampu meminimalisir durasi pemadaman atau pengaturan beban yang dirasakan oleh pelanggan," sebutnya.

Sementara itu Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo Noven Koropit menyebutkan PLN Persero terus memperkuat sistem kelistrikan interkoneksi Sulbagsel secara bertahap.