“Beroperasinya PLTS Sebatik merupakan langkah nyata dalam memperluas pemanfaatan energi bersih sekaligus memanfaatkan potensi energi yang tersedia di daerah,” katanya.

Menurut dia, pengembangan PLTS di Sebatik tidak hanya menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PLN mendorong transformasi energi melalui pemanfaatan sumber energi yang tersedia secara lokal.

Ia menjelaskan, Sebatik memiliki potensi energi matahari yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi yang lebih bersih.

“Melalui PLTS ini, kami ingin terus membuka peluang pengembangan energi terbarukan di wilayah perbatasan dan menghadirkan manfaatnya secara berkelanjutan,” kata Chaliq.

Sebelum pengoperasian, jelas dia, PLN melakukan final cek untuk memastikan seluruh fasilitas dan sistem pendukung dalam kondisi siap. Pemeriksaan meliputi aspek teknis pembangkit, sistem proteksi, keamanan, operasional dan pemeliharaan, hingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).