NADIKABAR.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyatakan program Light Up The Dream (LUTD) sebagai upaya dalam pemerataan energi untuk keluarga prasejahtera di provinsi tersebut.
General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan, program LUTD merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.
"Melalui program itu, kepedulian insan PLN diwujudkan dalam bentuk akses kelistrikan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad di Medan, Senin.
Ia mengatakan, inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengatakan, program LUTD telah menyasar kepada 580 keluarga prasejahtera di sejumlah daerah Sumut dari Januari hingga Oktober 2026.
"Kami ingin kehadiran PLN tidak berhenti ketika listrik berhasil dinyalakan dengan program itu dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas," ucapnya.
Rizky mengapresiasi seluruh insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat melalui program LUTD.
Menurutnya, semangat berbagi tersebut mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab sosial insan PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program itu, pihaknya terus berupaya membantu keluarga prasejahtera memperoleh sambungan listrik secara mandiri. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu keluarga penerima manfaat, Suryani mengatakan, bantuan insan PLN yang membuat keluarganya kini dapat menikmati listrik dari sambungan sendiri, tanpa harus lagi bergantung pada tetangga.
"Saya mengucapkan terima kasih, akhirnya rumah kami bisa menikmati listrik sendiri, sekarang anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari,” ucap warga Kabupaten Langkat tersebut.