NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa untuk menunjukkan kuatnya hubungan bilateral, sehari sebelum pemimpin China Xi Jinping tiba di Washington untuk kunjungan kenegaraan pertamanya dalam 11 tahun.

Dalam pertemuan di New York, Takaichi dan Trump membahas berbagai isu terkait China, termasuk keamanan ekonomi dan sepakat untuk semakin memperkuat kemampuan penangkalan dan respons aliansi Jepang-AS, kata pemerintah Jepang.

Takaichi mengatakan kepada Trump bahwa situasi keamanan di Asia dan berbagai kawasan lainnya semakin memburuk.

Ia juga menyatakan ingin menunjukkan kepada dunia seberapa kuat aliansi kami dengan mengadakan putaran pertemuan lainnya.

Pertemuan Takaichi dan Trump yang berlangsung sekitar 35 menit di sela Sidang Majelis Umum PBB itu dimaksudkan untuk berkoordinasi mengenai China serta menyelaraskan kebijakan di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama, menurut pejabat Jepang.