"Kami diserang oleh Israel saat kami sedang melakukan mediasi. Netanyahu telah melampaui batas, seperti dia telah melampaui batas-batas lainnya di masa lalu," kecam Al Thani.

Meskipun ketegangan masih tinggi, Al Thani menyatakan Qatar akan tetap mengedepankan diplomasi, dengan alasan bahwa komunikasi di balik layar masih menjadi cara paling efektif untuk mencapai kemajuan dalam dialog.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan saran terbaik kepada pemerintah AS mengenai cara mencapai solusi, begitu pula kepada pihak Iran," tandasnya.