NADIKABAR.COM β€” Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan bahwa pemilih Amerika Serikat (AS) telah menolak kebijakan yang mendorong kebencian, seksisme, dan penyangkalan perubahan iklim dalam pemilihan umum, serta menilai gelombang politik sayap kanan mulai kehilangan momentum.

Dalam unggahan melalui platform media sosial X pada Rabu, Sanchez mengatakan hasil pemilu tersebut mencerminkan penolakan terhadap kebijakan yang β€œmemiskinkan” masyarakat dan menguntungkan kelompok elite yang memiliki hak istimewa.

β€œKemarin, masyarakat Amerika memberikan suara menentang kebijakan yang hanya memiskinkan. Menentang kebencian. Menentang seksisme. Menentang pengingkaran perubahan iklim dan menentang hak-hak istimewa kaum elite,” tulis Sanchez.

Dengan merujuk pada perkembangan politik di Brasil, Sanchez memperkirakan pergeseran serupa akan terjadi di Spanyol.