Menurutnya, kebijakan tersebut sangat penting untuk memastikan prinsip keadilan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Menurutnya, tanpa pemerataan, pembangunan dikhawatirkan hanya berputar di Pulau Jawa saja.
"Kami sangat terkesan dengan visi ini, untuk memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal karena jika tidak, itu hanya Jawa, Jawa, Jawa, Jawa, Jawa, Jawa," ungkapnya.
Xanana juga menyinggung pembangunan infrastruktur seperti penyediaan akses jalan hingga pemerataan listrik serta energi di tingkat pedesaan. Hal itu menjadikan inspirasi Timor Leste.
"Dan itu mengingatkan kami juga untuk tidak hanya memiliki kota-kota besar di sini dan di sana, namun membawa jalan, tingkat pedesaan, membawa listrik, membawa energi kepada setiap orang, sehingga kemerdekaan itu untuk kita semua," tuturnya.
PM Timor Leste itu menyampaikan apresiasi atas kunjungan-kunjungan berkesan serta kerja sama erat yang telah terjalin tim redaksi Timor Leste dengan Indonesia. Ia menyebut visi kepemimpinan Jokowi diakui telah memberikan pengaruh positif secara tidak langsung bagi pola pikir pembangunan di Timor Leste.
"Jadi, atas kunjunganmu yang sangat mengesankan, pekerjaan yang hebat yang kau bawa ke Timor Leste, dan secara tidak langsung, kau memengaruhi pula warga kami dengan visimu untuk pembangunan. Terima kasih, Tuan Presiden," pungkasnya.